Kematian Darya Shipilova, pekerja laboratorium berusia 28 tahun di Institut Penelitian Antipes Irkutsk, Siberia, Rusia, pada Jumat (2/10/2026) memicu kekhawatiran mengenai kemungkinan infeksi pes pneumonik.
Pemerintah Amerika Serikat melalui Presiden Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan kasus tersebut dipantau secara ketat karena pes pneumonik dapat menyebar antarmanusia jika tidak terkendali.
Namun, Rusia belum mengonfirmasi bahwa Shipilova meninggal akibat pes.
Rospotrebnadzor menyebut penyebab kematiannya sebagai pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui dan mengatakan pemeriksaan tidak menemukan mikroorganisme yang berkaitan dengan pekerjaannya.
Sekitar 200 orang yang pernah melakukan kontak dengannya ditempatkan dalam pengawasan medis, sementara otoritas Rusia menegaskan situasi epidemiologis di wilayah Irkutsk masih stabil.
Selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Tri Indriawati, Fatimah Az Zahra Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana Narator: Shafa Maulita Maulana Video Editor: Aqmal Safa Rifai Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko