Pneumonia atau yang sering dikenal sebagai paru-paru basah terjadi ketika kuman seperti bakteri, virus, atau jamur menyusup lewat udara dan menginfeksi kantong udara (alveoli) di paru-paru. Sistem kekebalan tubuh yang melawan infeksi tersebut menyebabkan cairan dan sel-sel imun menumpuk di dalam alveoli, sehingga kantong udara yang tadinya berisi udara menjadi terendam cairan dan nanah, yang kemudian mengganggu pertukaran oksigen serta memicu gejala seperti sesak napas, batuk berdahak, demam, dan tubuh terasa lemas.
Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena jika tidak segera ditangani, infeksi dapat menyebar melalui aliran darah (bakteremia) dan menyerang organ vital hingga memicu sepsis, abses paru, atau gagal napas. Meskipun rentan menyerang anak-anak, lansia, perokok, dan pemilik penyakit kronis, pneumonia dapat dicegah dan diobati melalui pemeriksaan medis, pemberian antibiotik, vaksinasi, serta penerapan pola hidup bersih seperti mencuci tangan dan berhenti merokok.
Lantas, bagaimana kondisi paru-paru saat alami pneumonia?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia
Musik: Ticker Loop Brief (AI), Rain on The Receipt (AI)
#kesehatan #penyakit ##evergreenlab ##cclab #pneumonia #pneumoniarussia #penyakitpneumonia