KOMPAS.TV - Penantian panjang masih harus dijalani keluarga korban KM Virgo Transport 8 yang terbalik dan tenggelam pada 13 September lalu di perairan Laut Jawa.
Meski penyelaman sudah dilakukan, namun memasuki pekan ketiga, 53 korban belum ditemukan.
Keluarga korban berharap proses pencarian terus dilanjutkan dan meminta upaya pengangkatan badan kapal atau salvage dapat segera dilakukan.
Di tengah penantian keluarga, Basarnas terpaksa menghentikan operasi penyelaman karena menghadapi kendala teknis, sehingga dinilai tidak aman bagi penyelam.
Saat ini, badan kapal dalam kondisi tidak stabil dan miring. Sementara visibilitas di dalam kapal sangat terbatas, dengan material dan benda tajam yang berisiko membahayakan tim penyelam.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, menegaskan, penyelaman akan kembali dilakukan setelah badan kapal berhasil diangkat dan kondisinya dinilai aman untuk dimasuki.
Sementara itu, pihak PT Virgo Karya Shipping terus mematangkan persiapan salvage atau pengangkatan badan kapal.
Juru Bicara PT Virgo Karya Shipping, Simson Rihi, menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim ahli dan pengangkatan kapal diupayakan dilakukan bulan ini.
Pengangkatan badan KM Virgo Transport 8 kini menjadi salah satu tahap penting untuk membuka kembali akses pencarian korban di dalam kapal.
Bagi keluarga 53 korban yang masih dinyatakan hilang, salvage bukan sekadar proses teknis. Ini menjadi harapan serta kepastian bagi keluarga yang masih menunggu.
#kmvirgo #kapalterbalik #korbankmvirgo
Baca Juga Kualitas Udara Memburuk, Sekolah di Kota Jambi Terapkan PJJ | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/694305/kualitas-udara-memburuk-sekolah-di-kota-jambi-terapkan-pjj-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/694306/pengangkatan-km-virgo-diupayakan-bulan-ini-pt-virgo-karya-shipping-akan-koordinasi-dengan-tim-ahli