KOMPAS.TV – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim perang AS-Iran bisa berakhir setelah pemilu sela Amerika Serikat pada November mendatang.
Trump menyebut tidak ada pihak yang bisa diajak berurusan di Iran setelah negara tersebut kehilangan tiga kelompok kepemimpinannya dalam perang melawan AS. Trump juga kembali menegaskan Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Jelang pemilu sela AS pada 3 November 2026, militer Amerika Serikat menambah kekuatan di kawasan Timur Tengah. Sedikitnya 9 ribu personel dan kelompok serang kapal induk ketiga militer AS dikerahkan ke kawasan tersebut.
Penambahan kekuatan militer dilakukan setelah Trump memperingatkan potensi serangan baru ke Iran. Trump menyebut serangan dapat terjadi setelah pemilu sela jika kedua negara gagal mencapai kesepakatan.