:

Tuntut Perbaikan Sekolah, Demo Siswa SMA di Perancis Berujung Ricuh

3 hari lalu

Ribuan siswa SMA di Perancis turun ke jalan menuntut perbaikan fasilitas pendidikan. Aksi yang berlangsung pada Jumat (2/10/2026) ini meluas ke berbagai wilayah dan berujung bentrokan dengan polisi.


Para siswa memprotes kondisi sekolah yang dinilai memprihatinkan, mulai dari kelas yang terlalu padat, kekurangan guru, hingga bangunan sekolah yang rusak. Di Pantin, seorang siswa berusia 15 tahun mengaku satu kelas di sekolahnya diisi hingga 35 siswa dan jumlah kursi bahkan tidak mencukupi.


Protes ini juga muncul setelah pemerintah mempresentasikan draf anggaran 2027. Anggaran pendidikan diproyeksikan naik 1,7 persen menjadi 65,53 miliar euro, sementara pembayaran utang negara diperkirakan mencapai 74,5 miliar euro.

Aksi yang awalnya terpusat di Paris kemudian meluas. 


Sekitar 400 SMA terpaksa ditutup akibat kerusuhan. Di sejumlah kota, pengunjuk rasa membakar fasilitas umum dan menyerang polisi.


Sedikitnya 65 staf pendidikan dilaporkan terluka, termasuk 40 kepala sekolah. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Perancis Laurent Nunez menyebut sekitar 5.000 orang telah ditangkap sejak Senin (28/9/2026), sebagian besar merupakan remaja.


Penulis: Danur Lambang Pristiandaru 

Kreatif: Putri Aulia

Produser: Yuna Fikry 


#Perancis #Pendidikan #Demo


[20261003121000770]

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke