:

18 Hari Bertahan di Pelabuhan, Ayah Korban KM Virgo Masih Menanti Kabar Sang Anak | KOMPAS PETANG

6 hari lalu

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Berharap dengan penuh doa, agar pencarian yang dilakukan tim penyelam dapat menemukan sang buah hati yang jadi korban KM Virgo 8.

Muhammad Rasyid sudah menunggu di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin sejak kecelakaan kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa.

Selama 18 hari, Rasyid menginap di pelabuhan untuk menanti kabar anaknya, Ahmad Mahdi yang jadi korban kecelakaan KM Virgo. Sedianya sang anak merantau ke Banjarmasin untuk mencari pekerjaan.

Sementara itu, isak tangis keluarga pecah saat jenazah korban kapal Virgo Transport 8 di rumah duka.

Salah satunya adalah M Cholis, korban kapal Virgo Transport 8 yang tiba di rumah duka di kawasan Keputih, Surabaya, Jawa Timur.

Jenazah M Cholis sebelumnya berhasil diidentifikasi tim DVI Biddokkes Polda Kalimantan Selatan, Senin (28/9/2026) sore.

Anak korban berharap kasus tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 ini bisa diusut tuntas oleh polisi.

Proses pengananan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pun resmi dilimpahkan dari Polda Kalimantan Selatan ke Mabes Polri.

Pelimpahan dilakukan untuk memaksimalkan penanganan perkara, seiring berlangsungnya operasi SAR gabungan untuk mencari korban yang masih hilang.

Baca Juga Belum Ada Temuan Jenazah, Pencarian Korban KM Virgo di Dasar Laut Diperluas | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/693446/belum-ada-temuan-jenazah-pencarian-korban-km-virgo-di-dasar-laut-diperluas-kompas-petang

#kapalvirgo #korban #keluarga

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/693457/18-hari-bertahan-di-pelabuhan-ayah-korban-km-virgo-masih-menanti-kabar-sang-anak-kompas-petang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke