Pemerintah menargetkan digitalisasi bantuan sosial (bansos) mulai diterapkan pada 2027. Data penerima bansos akan diperbarui dan diverifikasi ulang dengan memanfaatkan teknologi AI serta integrasi data dari sejumlah kementerian dan lembaga.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah berharap pembagian bansos pada kuartal I 2027 sudah dapat menggunakan data yang telah dimutakhirkan.
2027 kita bagi bansos. Kita akan coba kuartal pertama tahun depan kita bagi bansos, kata Luhut di Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2026).
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, proses verifikasi dan validasi penerima bansos saat ini telah berjalan di 258 kabupaten/kota.
Data akan diintegrasikan dengan sejumlah data kepemilikan, seperti tanah dan kendaraan.
Pemerintah juga menyiapkan agen Perlinsos untuk membantu masyarakat melakukan registrasi. Tito menegaskan, proses pembaruan data tersebut gratis dan agen tidak diperbolehkan menerima uang dari masyarakat.
Nah, ini dibantu oleh oleh agen-agen ini. Jadi makin banyak agen, ini akan pergerakan akan semakin cepat lagi untuk validasi masyarakat yang miskin. Saya kira itu, ucap Tito.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#DigitalisasiBansos #Bansos2027 #AI #Kemensos #vjlab