Anggota Forum Purnawirawan Prajurit TNI, Mayjen (Purn) Soenarko mengungkapkan alasan ikut menggugat keabsahan syarat pendidikan atau ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming ke Mahkamah Konstitusi.
Soenarko menuding bahwa sejak awal penetapan Gibran sebagai cawapres sampai terpilih jadi wapres dipenuhi rekayasa.
"Penetapan Gibran sebagai wapres ini sangat menyakitkan hati rakyat dengan tipu daya yang begitu kotor. Apalagi tampilannya setelah menjabat atau performanya setelah menjabat, saya bilang kalau istilah saya yang paling halus, jadi ketua RT saja tidak pantas," ujar Soenarko dalam konferensi pers di Jakarta, pada Selasa (29/9).
Bagaimana pendapatmu?
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV