TANGERANG SELATAN, KOMPAS.TV - Di tengah kondisi ini, upaya mengundang hujan dilakukan melalui operasi modifikasi cuaca.
Dari Bandara Pondok Cabe, pesawat Cessna 400 kembali mengudara.
Menyusuri langit Jabodetabek, membawa bahan semai NaCL powder untuk menyemai awan yang dinilai berpotensi menghasilkan hujan.
Sebelum lepas landas, sejumlah personel memastikan seluruh peralatan dan bahan semai siap digunakan.
NaCL powder dimasukkan ke dalam pesawat, jadi salah satu material yang digunakan dalam proses penyemaian awan.
Pesawat kemudian terbang menuju sejumlah titik di wilayah Jabodetabek, di antaranya Bogor dan Tangerang.
Dari ketinggian sekitar sepuluh hingga dua belas ribu kaki, bahan semai disebarkan ke awan yang memiliki potensi menurunkan hujan.
Menurut BPBD, operasi ini menjadi perhatian karena hujan tak hanya dibutuhkan untuk membasahi jalan dan lingkungan.
Lebih dari itu, air hujan menjadi salah satu penopang ketersediaan air, termasuk untuk kebutuhan air baku.
Peninjauan dilakukan anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth.
Bukan sekadar memastikan proses penyemaian awan berjalan sesuai prosedur, namun juga melihat sejauh mana upaya ini memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebab, di tengah kondisi kering, persoalan air dan udara saling berkaitan.
Di tengah tekanan kekeringan serta perhatian terhadap kualitas udara, setiap hujan yang turun menjadi bagian dari harapan agar Jabodetabek tak hanya terhindar dari kekurangan air, tetapi juga mendapatkan jeda dari udara yang kurang bersahabat.
Baca Juga Sumsel Intensif Tanggulangi Karhutla, Mulai dari Modifikasi Cuaca hingga Penebalan Personel di https://www.kompas.tv/regional/692232/sumsel-intensif-tanggulangi-karhutla-mulai-dari-modifikasi-cuaca-hingga-penebalan-personel
#modifikasicuaca #hujan #jabodetabek
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/693079/jabodetabek-dilanda-kekeringan-pesawat-cessna-400-tebar-bahan-semai-nacl-powder-sapa-siang