Warga Pontianak mengeluhkan kualitas air yang terasa asin akibat kemarau panjang yang berlangsung hampir dua bulan.
Kondisi tersebut terjadi karena air sungai yang terdampak masuknya air laut, sehingga memengaruhi rasa air yang digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga Pontianak Timur, Nova Juliani, mengatakan kebutuhan air isi ulang meningkat dari dua menjadi lima galon. Air yang asin juga membuat kulit terasa gatal dan tidak nyaman digunakan untuk mencuci mulut serta menggosok gigi.
Meski hujan telah turun, air masih terasa payau dan asin. Warga berharap kondisi tersebut segera kembali normal.
Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di KompasTV.
#VODKompasTV