JAKARTA, KOMPAS.TV - Basarnas mengungkap perkembangan pencarian korban Arupadatu 1 yang hilang setelah berangkat dari Carita, Banten.
Operasi pencarian dilakukan selama tujuh hari dan kemudian diperpanjang selama tiga hari. Dalam proses tersebut, jenazah ditemukan di Enggano, Bengkulu, pada 12 September 2026.
Namun hingga evaluasi akhir, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan tujuh orang lainnya maupun kapal Arupadatu 1.
Setelah masa operasi berakhir, Basarnas melanjutkan pemantauan melalui koordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dan Lampung, nelayan, masyarakat pesisir, stasiun radio pantai, serta berbagai pihak yang melintasi wilayah terkait.
Gubernur Banten juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi keluarga Surakhman sekaligus berharap tujuh orang lainnya yang masih belum ditemukan dapat segera diketahui keberadaannya.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Novaltri
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/692199/full-basarnas-ungkap-nasib-pencarian-7-korban-arupadatu-1-operasi-diperpanjang-3-hari