:

Sepiring Nasi Rames Mbah Tiwi yang Mengajarkan Perjuangan Hidup

2 minggu lalu

Sumartiwi (76) berjualan nasi rames di pinggir Jalan Kolonel Sugiono, Kota Yogyakarta, sejak 2001. Setiap hari, ia mengayuh sepeda selama sekitar satu jam dari rumahnya di Kotagede.

Mbah Tiwi melakukan seluruh pekerjaan di lapak nasinya seorang sendiri, mulai dari persiapan, memasak, menyajikan makanan, hingga membereskan dagangan.

Dadi sendiri uripku. Terus tak jalani, lha ngopo, lho mbayar opo-opo kalau nggak jualan, uang dari mana? Terus tak teruske aja. (Hidupku sendiri. Ku jalani terus. Kalau enggak jualan, uang dari mana untuk membayar (kebutuhan)? Terus, ku teruskan saja), ujar Mbah Tiwi kepada Kompas.com, Jumat (18/6/2026).

Di tengah kondisinya, Mbah Tiwi berharap tetap diberi kesehatan dan rezeki agar bisa terus memenuhi kebutuhannya.

Ya aku minta rezeki. Ya aku sudah tua seperti ini, semoga selalu diberi sehat. Alhamdulillah masih bisa mencari makan sendiri, ucapnya.


Jurnalis Video: Kompas.com/Blanka Rahel Maretha Joanne


Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne

Produser: Reza Kurnia Darmawan


~R #Jogja #Viral

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke