KOMPAS.TV - Dalam proses evakuasi korban KM Virgo Transport 8, tim SAR harus mengatur strategi agar proses itu bisa berjalan lancar, di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
Salah satunya dengan menggunakan sling dan jaring penyelamat lantaran gelombang yang tinggi.
Dengan menggunakan helikopter, proses evakuasi satu lagi jenazah korban tragedi KM Virgo Transport 8 kembali dilakukan.
Korban yang ditemukan dalam badan kapal pada hari Senin, pukul 14 lebih 24 Waktu Indonesia Tengah ini, kemudian dibawa dengan helikopter pada Senin sore, dengan tujuan akhir Rumah Sakit Bhayangkara.
Saat melakukan evakuasi, helikopter tetap mengudara dan menggunakan metode hoist atau pengangkutan menggunakan sling serta jaring penyelamat.
Hal ini dilakukan lantaran gelombang yang cukup tinggi.
Berbeda dengan evakuasi jenazah sebelumnya yang memungkinkan helikopter bisa mendarat di area operasi.
Jenazah korban yang telah diserahkan kepada tim DVI Polda Kalimantan Selatan, kemudian menjalani proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Proses evakuasi melalui udara disesuaikan dengan kondisi lapangan, sehingga berbagai langkah alternatif pun disiapkan tim SAR gabungan.
Saat ini armada Satgas Udara difokuskan untuk melakukan evakuasi korban jalur udara, dari sebelumnya bertugas melakukan patroli.
#kmvirgo #kapalterbalik #korbankapalvirgo
Baca Juga Evakuasi Korban KM Virgo, SAR Banjarmasin Terapkan Protokol Dekontaminasi Berlapis di https://www.kompas.tv/regional/692033/evakuasi-korban-km-virgo-sar-banjarmasin-terapkan-protokol-dekontaminasi-berlapis
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/692034/jenazah-km-virgo-dilakukan-lewat-jalur-udara-dengan-teknik-hoist