KOMPAS.TV – Seorang pengusaha makanan di Yogyakarta mengaku mengalami pungutan liar saat berjualan di kawasan Alun-Alun Kidul Yogyakarta.
Pemilik usaha kuliner Bolosego, Dyah Fardisa, mengaku diminta membayar tarif parkir food truck sebesar Rp2,5 juta per hari. Setelah bernegosiasi, pungutan tersebut turun menjadi Rp1 juta per hari.
Merasa keberatan, food truck yang sebelumnya berencana berjualan selama lima hari akhirnya hanya beroperasi satu hari dan kemudian pindah lokasi.
Pemkot Yogyakarta melakukan inspeksi mendadak ke kawasan Alun-Alun Kidul untuk menemui juru parkir yang diduga melakukan pungutan liar. Pemkot juga berencana memanggil pihak terkait untuk melakukan klarifikasi.
Dikutip dari situs Pemda DIY, Dishub Kota Yogyakarta menyatakan tidak menerbitkan izin kepada juru parkir di lokasi tersebut. Polresta Yogyakarta juga telah membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan pungutan liar.
Hingga kini, pemilik food truck belum melaporkan dugaan pungutan liar tersebut ke polisi.
#pungli #yogyakarta #alkid #foodtruck #parkir
Baca Juga Diduga Korsleting Mesin, Minibus Terbakar Saat Diparkir di Pondok Gede | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/688367/diduga-korsleting-mesin-minibus-terbakar-saat-diparkir-di-pondok-gede-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/691612/viral-pengusaha-food-truck-mengaku-diminta-parkir-rp2-5-juta-per-hari-di-alkid-yogyakarta-berut