KOMPAS.TV – Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung meminta maaf setelah tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya terus merosot dalam dua bulan terakhir.
Dalam konferensi pers pada Kamis lalu, Lee mengaku terkejut melihat gelombang kekecewaan dan kekhawatiran masyarakat. Ia kemudian berupaya mendapatkan kembali dukungan publik sekaligus mengembalikan agenda kebijakannya ke jalur yang telah ditetapkan.
Penurunan kepuasan publik tersebut berkaitan dengan kondisi ekonomi. Dikutip dari The Straits Times, Lee menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang masih berjuang menjalani kehidupan sehari-hari dalam keadaan sulit.
Lee juga mengaku terkejut dengan kekecewaan dan kekhawatiran yang muncul dari masyarakat. Setelah melakukan refleksi dan introspeksi, ia menyatakan bahwa rakyat selalu benar dan menyebut kekurangan tersebut sebagai kesalahannya.