:

Utang Whoosh ke China Jadi 80 Tahun, Good Deal or Bad Deal? | FILONOMICS

3 minggu lalu

Pemerintah merestrukturisasi utang Kereta Cepat JakartaBandung (KCJB) atau Whoosh dengan memperpanjang tenor pinjaman hingga 80 tahun. Skema pemanjangan masa pembayaran ini menekan cicilan tahunan ke China menjadi sekitar Rp 1 triliun per tahun.


Ekonom Senior Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai apabila pada tahun 2015 lalu, Indonesia memilih proposal yang ditawarkan Jepang sebagai pemegang proyek kereta cepat, bisa membuat beban utang jauh lebih kecil. Sebab Jepang menawarkan pinjaman selama 40 tahun dengan tingkat bunga yang lebih rendah yakni 0,1 persen per tahun.ย 


Lalu apa saja kemungkinan yang terjadi ketika Indonesia sedari awal memilih Jepang untuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung? Yuk Simak Penjelasannya!


Key Moment:ย 

03:08 - Jika Indonesia pilih proposal Jepang untuk kereta cepat

21:36 - INA dibebankan utang Whoosh

30:00 - Skema potong durasi cicilan utang Whoosh

45:47 - Pelajaran penting dari megaproyek Whoosh


Pemimpin Redaksi: Amir Sodikin

Produser Eksekutif: Yoga Sukmana

Produser: Elsa Catriana

Host: Servina Viviene & Elsa Catriana

Videografer: Rizki Fauzan, Angga Sahrul Amin, Rainer F Nockas

Editor: Febri Gazali Wirson

Kreatif: Arrum Dyrga, Servina Vivieneย 

Make-up Artist: Syifa Fauziyyah & Azizah Nur Fadhila

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke