Hampir setahun berlalu sejak banjir dan longsor melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera pada November 2025. Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah terdampak parah. Kini, proses pemulihan mulai dilakukan, salah satunya melalui pembangunan hunian sementara atau huntara.
Sekitar tiga ribu huntara di Aceh Tamiang telah dihuni warga dan dilengkapi fasilitas listrik, air bersih, sanitasi, serta toilet komunal. Pemerintah juga memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan. Perbaikan jalan di Aceh Tamiang disebut telah mencapai 80 persen.
Sementara itu, Jembatan Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen juga diperbaiki untuk memulihkan konektivitas Aceh dan Sumatera Utara. Jembatan sepanjang 149,7 meter ini menjadi akses penting bagi mobilitas warga dan distribusi logistik.
Perlahan tetapi pasti, pemulihan terus dilakukan agar masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas dan menata kehidupan.
Bagaimana pendapatmu? Simak video selengkapnya dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV