SEMARANG, KOMPAS.TV - Melayani lebih dari 1.800 penerima manfaat, SPPG Kalipancur, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah memberi perhatian khusus dalam penyediaan makan bergizi gratis, bagi siswa sekolah luar biasa.
SPPG juga memastikan keamanan makanan, kebersihan ompreng, hingga pengelolaan limbah.
Aktivitas di SPPG Kalipancur, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah dimulai sejak pagi.
Di dapur ini, makan bergizi gratis disiapkan untuk penerima manfaat, dengan kebutuhan yang beragam.
SPPG Kalipancur melayani 1.861 satu penerima manfaat, mulai dari balita, ibu hamil, ibu menyusui hingga peserta didik dan pendidik dari PAUD, TK, SD, SMP, sampai SMA.
Di antara penerima manfaat itu, ada siswa Sekolah Luar Biasa Suryo Bimo, Ngaliyan.
Bagi siswa SLB, makanan yang disajikan tidak hanya harus bergizi, tetapi juga disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan mereka.
Beberapa bahan makanan, seperti gandum atau makanan tinggi tepung, cokelat dan pemanis buatan, dihindari bagi siswa yang memiliki kebutuhan diet tertentu.
Penyesuaian dilakukan agar setiap siswa tetap mendapat asupan gizi yang dibutuhkan, dengan memperhatikan kondisi khusus yang mereka miliki.
Menurut Kepala SLB Suryo Bimo, Zidni Istiqomah, siswanya membutuhkan asupan protein, baik dari sumber nabati maupun hewani.
Namun, sebagian siswa juga memiliki pantangan terhadap jenis makanan tertentu.
Selain memberi perhatian pada menu, SPPG Kalipancur juga menjaga makanan tetap aman, dan peralatan yang digunakan tetap bersih.
Puskesmas Purwoyoso secara berkala menguji sampel makanan sebelum disajikan.
Pemeriksaan juga mencakup peralatan dapur, serta tempat penyimpanan bahan makanan, baik bahan basah maupun kering.
Baca Juga [FULL] IDAI Soroti Kasus Keracunan MBG Berulang: Harus Ada Transparansi SPPG Distribusi MBG! di https://www.kompas.tv/nasional/690384/full-idai-soroti-kasus-keracunan-mbg-berulang-harus-ada-transparansi-sppg-distribusi-mbg
#mbg #sppg #ompreng
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690590/sppg-kalipancur-layani-1-861-penerima-kualitas-dan-kebersihan-mbg-diperhatikan-kompas-siang