BREBES, KOMPAS.TV - Warga Brebes, Jawa Tengah antusias memadati kawasan pusat kota untuk menyaksikan pawai gunungan dan karnaval budaya.
Acara yang menjadi bagian dari rangkaian Bawang Merah Brebes Festival 2026 ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus upaya mendongkrak ekonomi pelaku UMKM lokal.
Warga dari berbagai kalangan memadati rute pawai mulai dari depan Makodim 0713 hingga Alun-Alun Brebes, pada Sabtu (12/9/2026) siang.
Warga amat antusias menyaksikan kirab budaya yang menampilkan 30 gunungan bawang merah, pertunjukan drumband serta parade kostum karnaval.
Kemeriahan pun memuncak saat warga mulai saling berebut bawang merah dan hasil bumi lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma menegaskan gunungan ini merupakan simbol rasa syukur dan penghormatan kepada para petani lokal.
Bawang merah bukan hanya sekadar komoditas pertanian, melainkan nadi kehidupan bagi masyarakat Brebes.
Tak hanya menjadi ajang promosi wisata dan budaya, festival ini juga membawa berkah bagi pelaku UMKM lokal maupun kabupaten kota tetangga.
Sejumlah pedagang mengaku omset penjualan mereka meroket hingga berlipat ganda selama acara berlangsung, meski mendapat saingan dari pedagang dadakan atau musiman.
Melalui Bawang Merah Brebes Festival 2026, Pemkab Brebes berharap petani bawang dapat bergeliat dalam upaya mejaga ketahanan pangan.
Sehingga dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri tanpa impor, namun justru mampu memenuhi pasar global melalui ekspor.
Baca Juga Festival Pendidikan 170 Tahun Ursulin Indonesia, Angkat Kisah Martha Christina Tiahahu | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/regional/690281/festival-pendidikan-170-tahun-ursulin-indonesia-angkat-kisah-martha-christina-tiahahu-sapa-pagi
#festival #bawangmerah #brebes
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/690582/bawang-merah-brebes-festival-2026-warga-antusias-rebut-gunungan-bawang-merah-jurnal-nusantara