KOMPAS.TV - Militer Israel melancarkan serangan ke Beirut yang menargetkan infrastruktur Hizbullah.
Serangan dilakukan Israel di tengah upaya kesepakatan damai Iran dan AS.
Asap terlihat mengepul di atas ibu kota Lebanon. Serangan itu sebagai tanggapan atas serangan Hizbullah di Israel utara.
Teheran, yang merupakan pendukung utama Hizbullah, bersikeras bahwa setiap kesepakatan gencatan senjata AS-Iran juga harus mencakup penghentian serangan Israel di Lebanon.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeklaim telah menyelamatkan negaranya dari ancaman kemusnahan nuklir, sehingga tujuan perang telah tercapai.
Klaim ini disampaikan dalam konferensi pers pada Senin waktu setempat, menyusul kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Pernyataan Netanyahu muncul di tengah gelombang kritik domestik.
Banyak pihak menilai Israel telah dikesampingkan oleh Presiden AS Donald Trump dalam negosiasi tersebut.
Meski rezim Teheran tetap berkuasa, Netanyahu menolak anggapan bahwa militer bersama AS-Israel telah gagal. Ia menegaskan tujuan strategis utama mereka telah terpenuhi.
Di depan publik, Netanyahu membela hubungannya dengan Donald Trump dan memuji serangan udara AS ke Iran, namun laporan di balik layar menunjukkan adanya keretakan diplomatik yang serius.
Baca Juga Menlu Iran Sebut AS Bertanggung Jawab Pastikan Israel Berhenti Serang Lebanon di https://www.kompas.tv/internasional/675134/menlu-iran-sebut-as-bertanggung-jawab-pastikan-israel-berhenti-serang-lebanon
#israel #lebanon #hizbullah
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/675180/israel-serang-infrastruktur-hizbullah-di-lebanon-netanyahu-klaim-tujuan-perang-tercapai