Iran secara resmi mengungkapkan tiga kewajiban sanksi yang harus dicabut Amerika Serikat dalam nota kesepahaman damai yang akan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026. Kewajiban tersebut mencakup pencabutan seluruh sanksi terhadap Iran, baik sanksi primer, sekunder, maupun resolusi Dewan Keamanan PBB dan IAEA, serta komitmen untuk memulai pembahasan isu nuklir segera setelah penandatanganan dengan target kesepakatan dalam 60 hari. Selain itu, Iran menuntut aspek ekonomi berupa pembebasan aset yang diblokir serta pemberian kompensasi atas kerusakan akibat konflik bersenjata untuk kepentingan rekonstruksi negara.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa nota kesepahaman telah ditandatangani secara elektronik, sementara Wakil Presiden JD Vance menekankan pentingnya kembalinya inspektur nuklir PBB ke Iran serta memastikan tidak ada pungutan liar di Selat Hormuz selama masa transisi.
Dampak awal dari implementasi kesepakatan ini sudah mulai terlihat dengan dicabutnya blokade angkatan laut AS, yang memungkinkan sejumlah kapal tanker dan kargo Iran kembali melintasi Selat Hormuz dengan bebas. Langkah ini menjadi indikator konkret dimulainya fase baru dalam upaya deeskalasi konflik antara kedua negara.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Maria Utari Dewi
Produser: Marvel Dalty
Music: Future Glider - Brian Bolger
#global #perang #iran #amerika #perangiran #usirandeal