Selama bertahun-tahun, batu bara menjadi salah satu fondasi sistem energi Indonesia. Selain memasok listrik, sektor ini juga menjadi sumber devisa dan pendapatan negara.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan energi mulai menghadapi tantangan soal bagaimana tetap bertumbuh di tengah perubahan teknologi, regulasi, dan tuntutan keberlanjutan?
PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menjadi salah satu perusahaan yang mengambil langkah berbeda. Mereka resmi melepas bisnis batu bara dan memilih fokus pada 3 sektor baru, yakni: pengelolaan sampah, kendaraan listrik, dan energi terbarukan.
Menariknya, menurut Juli Oktarina, Direktur Utama dan CFO TBS Energi Utama, bisnis pengelolaan sampah justru memiliki karakteristik yang mirip dengan pembangkit listrik. Alasannya sederhana, sampah akan selalu ada. Dalam logika bisnis, itu berarti pasokan bahan baku yang relatif stabil.
Di banyak negara, sampah bukan lagi dipandang sebagai limbah saja, melainkan sumber energi, bahan baku industri, dan bagian dari ekonomi sirkular.
Apakah transformasi seperti ini akan menjadi arah baru perusahaan energi selanjutnya? Atau justru batu bara masih akan tetap memegang peran utama?
#Naratama #TBS #TOBA #AmirSodikin #JuliOktarina #Kompascom