LAMPUNG, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menanggapi sorotan terhadap intensitas kunjungan luar negerinya sejak menjabat sebagai Presiden RI.
Dalam pidato di Munas XVIII HIPMI 2026, Prabowo menilai kritik tersebut merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan politik. Ia bahkan menyinggung Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang menurutnya juga pernah dikritik karena dianggap jarang melakukan kunjungan ke luar negeri.
"Jokowi enggak pernah ke luar negeri disalahkan. Saya sering ke luar negeri juga disalahkan," ujar Prabowo yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta.
Menurutnya, situasi geopolitik dunia saat ini sangat dinamis sehingga Indonesia harus aktif menjaga hubungan dengan berbagai negara dan kekuatan dunia.
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap berpegang pada politik luar negeri bebas aktif, nonblok, dan bersahabat dengan semua pihak.
Ia menyebut sebagai negara besar dan anggota berbagai forum internasional, Indonesia harus hadir ketika diundang negara-negara sahabat.
Karena itu, hubungan baik dengan Amerika Serikat, Rusia, China, India hingga negara-negara lain harus terus dipelihara demi memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/674051/prabowo-jawab-kritik-soal-kunjungan-luar-negeri-jokowi-jarang-ke-luar-negeri-disalahkan