:

Tradisi Busana Adat Bugis Warnai Kepulangan Jemaah Haji Hingga Tim Patuna bantu Jemaah Tersesat

7 jam lalu

KOMPAS.TV - Suasana haru dan bahagia warnai kedatangan jemaah haji kloter pertama Sumatera Selatan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Sejumlah jemaah langsung sujud syukur karena telah kembali ke tanah air dengan selamat.

Selain itu, jemaah haji kloter satu Debarkasi Solo tiba di tanah air.

Jemaah haji kloter satu Debarkasi Solo asal Kabupaten Tegal bersujud syukur saat tiba di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa malam.

Tak hanya itu, busana adat Bugis mewarnai kepulangan jemaah haji kloter dua Makassar di Sulawesi Selatan.

Penggunaan busana adat Bugis ini merupakan tradisi turun-temurun yang terus dilestarikan saat jemaah kembali ke kampung halaman.

Sejak awal musim haji, tim Patuna tidak hanya mendampingi jemaahnya sendiri. Di tengah padatnya arus jutaan orang di Tanah Suci, bantuan juga diberikan kepada jemaah lain yang memerlukan pertolongan.

Seperti saat menemukan seorang jemaah haji reguler yang terpisah dari rombongannya dan kebingungan menemukan arah kembali ke pemondokan.

Tim Patuna segera memberikan pendampingan, menenangkan, sekaligus membantu mencari hotel atau pemondokan tempat kelompok berada. Berikut laporan jurnalis KompasTV, Dyah Megasari Anjaya, untuk Anda.

#haji #jemaahhaji #patuna

Baca Juga Periksa 4 Staf Maktour, KPK Dalami Mekanisme Pengisian Kuota Haji di https://www.kompas.tv/nasional/672517/periksa-4-staf-maktour-kpk-dalami-mekanisme-pengisian-kuota-haji

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672520/tradisi-busana-adat-bugis-warnai-kepulangan-jemaah-haji-hingga-tim-patuna-bantu-jemaah-tersesat

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke