JAKARTA, KOMPAS.TV - Perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang telah berlangsung sekitar 90 hari belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
Meski pertempuran masih berlangsung melalui serangan rudal hingga tekanan diplomatik, kedua belah pihak kini juga aktif membangun posisi tawar dalam meja perundingan.
Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran, Muradi, menilai tuntutan Iran kepada Amerika Serikat merupakan hal yang wajar dan bersifat normatif dalam hubungan antarnegara.
Sementara itu, Dosen Hubungan Internasional UNS, Septianti Galan Prakoso, menilai Iran saat ini berada dalam posisi tawar yang cukup kuat.
Baca Juga Analisis Pengamat soal Israel Terus Gempur Lebanon Selatan, Berdampak ke Negosiasi Damai AS-Iran? di https://www.kompas.tv/internasional/672289/analisis-pengamat-soal-israel-terus-gempur-lebanon-selatan-berdampak-ke-negosiasi-damai-as-iran
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/672435/negosiasi-damai-as-iran-berjalan-alot-pengamat-ungkap-hambatan-hingga-jalan-keluar-konflik