Transformasi arsitektur pertahanan udara Iran berhasil memadukan sistem konvensional dan doktrin asimetris menjadi satu kesatuan tameng berlapis yang mematikan di langit Persia.
Kombinasi radar canggih S-300PMU-2 dan rudal domestik Bavar-373 serta Khordad-15 bertindak sebagai benteng utama untuk mengunci dan menghalau jet tempur maupun rudal balistik musuh dari jarak aman.
Kehadiran senjata hibrida Arash-e Kamangir menjadi tameng asimetris pasif tanpa emisi radar yang mampu merontokkan aset udara bernilai tinggi milik Amerika Serikat dan Israel.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih Video editor: Angelia Elza Berliana Sari Produser: Dandy Bayu Bramasta