JAKARTA, KOMPASTV - Warga Gaza pada Sabtu menggelar pemakaman bersama untuk Izz Al-Din Al-Haddad, beserta istri dan putrinya yang berusia 19 tahun, setelah ketiganya tewas dalam serangan yang disebut ditargetkan oleh pasukan Israel.
Rekaman video memperlihatkan para pelayat mengusung jenazah di atas bahu mereka, sementara warga lainnya melaksanakan salat jenazah di tengah suasana duka.
Saudara perempuan Al-Haddad, Umm Al-Sa’id, mengenang sang komandan sebagai sosok pemberani yang berjuang demi pembebasan tanah Palestina.
“Dia adalah sosok pemberani dalam segala situasi, tidak takut terhadap celaan apa pun di jalan Allah, dan berjuang demi jihad serta pembebasan tanah air,” ujarnya.
Militer Israel sebelumnya mengumumkan telah “melenyapkan” Al-Haddad, yang disebut sebagai salah satu pemimpin senior Hamas yang tersisa dan terkait dengan serangan 7 Oktober 2023.
Menurut laporan, serangan Israel juga menghantam sebuah bangunan permukiman dan mobil di kawasan Al-Rimal, sebelah barat Gaza City, yang menyebabkan sedikitnya tujuh orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Hamas kemudian mengonfirmasi kematian Al-Haddad dan menyebutnya sebagai salah satu tokoh penting dalam operasi tempur kelompok tersebut.
Perang antara Israel dan Hamas pecah sejak 7 Oktober 2023 dan hingga kini terus memakan korban jiwa di kedua belah pihak.
Video Editor: Vila
Baca Juga Momen Seru! Jokowi Gabung Komunitas Yoga Healoria di Solo | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/669440/momen-seru-jokowi-gabung-komunitas-yoga-healoria-di-solo-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/669455/tangis-warga-gaza-iringi-pemakaman-komandan-hamas-izz-al-din-al-haddad