KOMPAS.TV - Tim Advokasi untuk Demokrasi mengkritisi upaya auditor militer yang mengunjungi aktivis korban teror air keras yang sedang mendapatkan perawatan.
Upaya tersebut justru dinilai tidak berpihak kepada Andrие Yunus, sama seperti keinginan hakim yang memaksa korban hadir dalam persidangan.
Direktur LBH Jakarta sekaligus anggota Tim Advokasi untuk Demokrasi, Fadhil Alfathan, menilai proses peradilan selama ini sarat konflik kepentingan dan tidak berpihak kepada korban.
Proses peradilan dinilai penuh dengan potensi dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku hakim, misalnya saat hakim menginginkan Andrие Yunus hadir di persidangan.
Selain itu, auditor militer juga berupaya untuk menjenguk Andrие Yunus yang sedang dalam perawatan medis. Hal itu justru dapat mengganggu proses pemulihan korban.
#andrieyunus #timadvokasi #taud
Baca Juga 2 Pejabat Terkait Proses Pengadaan Barang dan Jasa Program Sekolah Rakyat | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/668934/2-pejabat-terkait-proses-pengadaan-barang-dan-jasa-program-sekolah-rakyat-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/668936/kasus-penyiraman-air-keras-andrie-yunus-ini-kata-direktur-lbh-kompas-petang