JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan latar belakang pemerintah akhirnya mempertimbangkan pemberian insentif mobil listrik pada Juni 2026.
Purbaya menyebut pemerintah mempertimbangkan memberikan lagi insentif kendaraan listrik gara-gara perang Iran melawan agresi Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Pemberian insentif menjadi langkah mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah potensi berkepanjangannya perang tersebut.
"Setelah saya ke Amerika, saya pelajarin cara Amerika melakukan diskusi dan mendesain term yang diberikan untuk Iran. Itu sepertinya desainnya untuk negara yang kalah perang, dan pasti akan ditolak oleh Iran. Jadi kelihatannya konfliknya itu perangnya masih panjang," kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Baca Juga Rupiah Tembus 17.500 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Bantu BI dengan Masuk ke Obligasi di https://www.kompas.tv/nasional/668444/rupiah-tembus-17-500-per-dolar-as-menkeu-purbaya-bantu-bi-dengan-masuk-ke-obligasi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/668528/alasan-menkeu-purbaya-setujui-insentif-kendaraan-listrik-bisa-tekan-impor-bbm