KOMPAS.TV - Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, menyebut polisi menemukan kondisi kaki anak diikat di gagang pintu daycare Little Aresha saat dititipkan.
Polisi juga menerima informasi dari tenaga medis terkait adanya gangguan pernapasan pada beberapa anak.
Sebelumnya, polisi menemukan kondisi ruangan penitipan anak yang minim ventilasi dan sirkulasi udara.
Tak hanya itu, Daycare Little Aresha juga diketahui memiliki dua bangunan berbeda untuk aktivitas penitipan anak.
Meski salah satu bangunan tergolong lebih baru, polisi menyebut dugaan perlakuan terhadap anak tetap sama.
“Meski bangunan kedua tergolong lebih baru, namun perlakuan terhadap anak yang dititipkan tetap sama, yakni diikat dan ditelantarkan,” ujar Dipo Nurbahagia dalam penelusurannya.
Kompol Riski Adrian menjelaskan Daycare Little Aresya mulai beroperasi sejak tahun 2021.
Selain daycare, Little Aresya juga diketahui memiliki taman kanak-kanak yang berada di lokasi berbeda.
Polisi kini membuka kemungkinan adanya dugaan kekerasan yang juga terjadi di unit taman kanak-kanak tersebut.
Polisi pun meminta para orangtua yang merasa anaknya mengalami kekerasan untuk segera melapor.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/B82TC9tCa6I
#kekerasan #anak #yogyakarta
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/668376/terkuak-polisi-temukan-anak-diikat-di-pintu-daycare-little-aresha-dipo-investigasi