KOMPAS.TV - Kekejaman di daycare Little Aresha Yogyakarta terungkap. Alih-alih mendapatkan pendampingan tumbuh kembang yang layak, anak-anak yang dititipkan di sana justru terjebak dalam ruang asuh yang berubah menjadi “neraka” akibat ulah keji para pengasuhnya.
Benarkah motif ekonomi jadi satu-satunya hal yang melatarbelakangi tindakan mereka?
Dalam penelusurannya, Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia mendatangi daycare Little Aresha bersama Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian.
Dipo melihat secara langsung sejumlah kejanggalan yang ada di ruang-ruang penitipan yang diduga berbeda jauh dari tawaran dalam brosur promosi.
Dipo juga berbincang langsung dengan dua orang tua korban yaitu Imelda yang anaknya dititipkan di daycare Little Aresha, dan Lolita yang anaknya merupakan murid TK di Yayasan Little Aresha.
Keduanya membagikan kesaksian pilu mengenai perubahan drastis perilaku sang anak hingga menemukan sejumlah tanda luka.
Menanggapi gawatnya situasi ini, Pemerintah Kota Yogyakarta mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait dan menyisir keberadaan daycare lain di Kota Yogyakarta untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo menegaskan telah mendirikan helpdesk penanganan kasus dan telah menerima ratusan laporan di antaranya para orangtua alumni Little Aresha yang melaporkan pengalaman kelam anak mereka.
Dipo juga menggali informasi melalui Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Diyah Puspitarini, yang mengungkap fakta miris bahwa daycare yang bermasalah rata-rata merupakan daycare yang belum berizin.
Saksikan program Dipo Investigasi episode Daycare Menjelma “Neraka. Tayang Senin, 11 Mei 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#kekerasan #anak #yogyakarta
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/668339/terbongkar-dugaan-kekerasan-di-daycare-little-aresha-yogyakarta-dipo-investigasi