KOMPAS.TV - Donald Trump sempat mengejek Iran dengan menyebut serangan terhadap kapal Amerika Serikat di Selat Hormuz sebagai “sentuhan cinta”.
Pernyataan itu muncul setelah Iran meluncurkan rudal, drone, dan kapal kecil ke arah tiga kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat pada Kamis lalu. Militer Amerika kemudian membalas serangan tersebut dan menyebutnya sebagai aksi pertahanan diri.
Meski ketegangan di Selat Hormuz meningkat, Trump menegaskan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran masih tetap berlaku.
Trump juga kembali memperingatkan Iran akan menghadapi penderitaan jika tidak segera menandatangani kesepakatan dengan Amerika Serikat.