KOMPAS.TV - Presiden Perancis, Emmanuel Macron, menegaskan pergerakan kapal induk Charles de Gaulle di Laut Merah bertujuan menjaga kebebasan navigasi dan kelancaran jalur perdagangan pangan serta energi, bukan sebagai penempatan militer di tengah ketegangan Selat Hormuz.
Dalam kunjungannya ke Nairobi, Kenya, Macron juga mengimbau semua pihak mengedepankan ketenangan dan jalur diplomasi demi menjaga stabilitas kawasan.