HALMAHERA UTARA, KOMPAS.TV - Proses identifikasi dua korban erupsi Gunung Dukono yang diduga warga negara Singapura masih berlangsung di RSUD Tobelo, Halmahera Utara.
Tim DVI Polda Maluku Utara melakukan pencocokan data forensik untuk memastikan identitas kedua korban.
Proses identifikasi dilakukan di RSUD Tobelo, Halmahera Utara menggunakan serpihan tulang yang dievakuasi tim SAR kemarin.
Petugas akan mencocokkan data rahang dan gigi korban dengan rekam medis yang didatangkan dari Singapura.
PJS Kapolda Maluku Utara menyebut, kedua korban diduga tertimpa bahan vulkanik bersuhu tinggi saat erupsi terjadi.
Hasil identifikasi diperkirakan baru dapat diketahui setelah proses pencocokan data forensik selesai dilakukan.
Saudara, tim DVI Polri dan petugas gabungan hingga kini masih melakukan identifikasi terhadap korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara.
Lalu bagaimana kondisi terkini di lokasi identifikasi korban? Kita akan terhubung langsung bersama Jurnalis Kompas TV, Agus Suprianto di RSUD Tobelo.
Baca Juga [FULL] Bupati Halmahera Utara Buka Suara Soal Erupsi Gunung Dukono Tewaskan 3 Pendaki | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/668079/full-bupati-halmahera-utara-buka-suara-soal-erupsi-gunung-dukono-tewaskan-3-pendaki-kompas-malam
#gunungdukono #identifikasi #pendaki
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/668148/tim-dvi-identifikasi-2-korban-erupsi-gunung-dukono-yang-diduga-wn-singapura-kompas-siang