JAKARTA, KOMPAS.TV - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik, koreksi, hingga permintaan maaf dalam menyikapi polemik di ruang publik.
Menurut Hasan, sebagian kesalahpahaman publik muncul karena penjelasan pemerintah yang kurang tepat sejak awal.
Saat ditanya apakah pemerintah memiliki kerendahan hati untuk mengakui kekeliruan, Hasan menyebut hal tersebut sudah beberapa kali dilakukan oleh para pejabat pemerintah.
Hasan menilai permintaan maaf maupun koreksi seharusnya tidak dipandang negatif dalam sistem pemerintahan.
“Jadi, itu akan selalu ada kok. Mengoreksi, minta maaf, itu akan selalu ada. Dan bukan berarti minta maaf itu juga sesuatu yang jelek,” kata Hasan.
Ia juga menegaskan bahwa sikap terbuka terhadap koreksi merupakan hal yang wajar.
Menurut Hasan, bahkan kebijakan yang tidak bermasalah pun tetap bisa menjadi bahan evaluasi dan koreksi.
Dalam kesempatan itu, Hasan juga menyinggung kebijakan efisiensi di kementerian dan lembaga yang menurutnya tetap harus berjalan tanpa mengurangi pelayanan publik.
Menurutnya, efisiensi dilakukan dengan memastikan layanan masyarakat tetap optimal.
Ia menegaskan penguatan komunikasi pemerintah ke depan akan difokuskan pada penjelasan yang lebih kuat dan realistis dalam menghadapi kritik publik.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/G9YV_CCvsDY
#hasannasbi #prabowo #kabinet
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/talkshow/667818/tegaskan-pemerintah-terbuka-hasan-nasbi-menteri-menteri-banyak-mengoreksi-rosi