:

Kisah Jumaria, Nenek 70 Tahun Asal Maros Naik Haji dari Tabungan Upah Bertani | SAPA MALAM

2 minggu lalu

MADINAH, KOMPAS.TV - Seorang perempuan warga lansia asal Maros, Sulawesi Selatan bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci, berkat kegigihannya menabung upah tani dan hasil panen.

Jumaria, asal Maros, Sulawesi Selatan tak menyangka dirinya yang hanya seorang petani dan hidup sebatang kara, akhirnya bisa menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk berhaji.

Demi menggapai impiannya, nenek 70 tahun ini menyisihkan uang dari upah bertani dan hasil panennya selama puluhan tahun.

Tabungan itu tak pernah sedikit pun dipakainya, meski dalam kondisi sulit.

Meski tak lagi muda, fisik dan kesehatan nenek Jumaria masih terjaga.

Semangat nenek Jumaria menjadi inspirasi bagi rekan sesama rombongannya di Kloter 14 Embarkasi Makassar.

Perjuangan panjang nenek Jumaria membuktikan, ketulusan, kegigihan dan keyakinan akan menemukan jalan tujuan.

Berikut liputan Jurnalis KompasTV Jihan Novita yang tergabung dalam Tim Media Center Haji di Madinah, Arab Saudi.

Baca Juga Jemaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Ambil Miqat di Masjid Bir Ali Sebelum ke Mekkah di https://www.kompas.tv/internasional/667545/jemaah-haji-indonesia-gelombang-pertama-ambil-miqat-di-masjid-bir-ali-sebelum-ke-mekkah

#haji #lansia #madinah

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/667568/kisah-jumaria-nenek-70-tahun-asal-maros-naik-haji-dari-tabungan-upah-bertani-sapa-malam

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke