:

Nasib 1.600 Kapal di Selat Hormuz usai Trump Setop Project Freedom

1 minggu lalu

Nasib ribuan kapal dan puluhan ribu awak kapal kian "luntang-lantung" di Selat Hormuz. Terlebih setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghentikan operasi Project Freedom.

Misi pengawalan kapal-kapal dagang yang terjebak lebih dari dua bulan di Selat Hormuz itu hanya bertahan 48 jam. Operasi tersebut bahkan hanya berhasil mengawal dua kapal sebelum akhirnya disetop Trump.

Menurut laporan CNN, Kamis (7/5/2026), sekitar 1.600 kapal dengan puluhan ribu awak, masih terjebak di jalur pelayaran strategis itu.

Sejak blokade Selat Hormuz dimulai, perusahaan pelayaran terus mencari momen aman untuk bisa keluar dari "titik panas" konflik antara AS, Israel dan Iran tersebut.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis: Irawan Sapto Adhi
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas

#Global #Konflik #Dailynews #DonaldTrump #AmerikaSerikat #Iran #ProjectFreedom #SelatHormuz 

Music: Man Versus Tank - The Soundings

Artikel terkait:
https://www.kompas.com/tren/read/2026/05/07/123000465/trump-setop-project-freedom-1.600-kapal-masih-terjebak-di-hormuz-bagaimana

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke