:

Rudal Tomahawk-Typhon AS Ancam China, Beijing Bisa Dijangkau

1 minggu lalu

Militer Amerika Serikat untuk kali pertama menguji coba rudal jelajah Tomahawk di Asia Tenggara dalam latihan Balikatan 2026 di Filipina.

Peluncuran ini dilakukan menggunakan sistem Typhon, peluncur rudal mobile yang sangat fleksibel dan sulit dideteksi karena dapat berpindah tempat menggunakan truk. Penempatan Typhon di titik krusial seperti Filipina dan Jepang secara matematis menempatkan kota-kota besar serta pusat ekonomi China, termasuk Beijing, dalam radius tembak rudal Tomahawk yang memiliki jangkauan hingga 2.500 kilometer.

Langkah ini merupakan bagian dari doktrin First Island Chain (Rantai Pulau Pertama) AS untuk membentengi kawasan dari pengaruh militer China.

Sementara Filipina dan Jepang menegaskan penempatan ini sebagai alat penggentar (deterrent) untuk menjaga stabilitas, China meradang dan menilainya sebagai ancaman kedaulatan yang memicu perlombaan senjata regional.

Sebagai balasan, China menggelar patroli militer di wilayah sengketa dan mengeluarkan peringatan keras bahwa negara-negara kawasan yang "bermain api" dengan kekuatan asing berisiko menghadapi senjata makan tuan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Mochamad Sadheli (Marvel)

Music: Cavalry - Aakash Gandhi

#global #konflik ##kompascomlab #China #Amerika #rudalamerika #tomahawk

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke