:

Menko IPK: Penurunan Muka Tanah Jakarta dan Semarang Terparah

2 minggu lalu

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut land subsidence (penurunan muka tanah) dan rising sea level (kenaikan permukaan air laut) sebagai twin pressure atau tekanan ganda yang mengancam wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa. 


Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu banjir rob hingga bencana yang lebih fatal apabila tidak segera ditangani melalui intervensi yang tepat.


Hal tersebut AHY sampaikan dalam sambutannya pada Kick-Off Meeting Infrastruktur Perlindungan Pesisir Pantura Jawa Terpadu di Jakarta, Senin (4/5/2026).


Telah terjadi penurunan permukaan tanah 1 cm hingga 20 cm per tahun. Paling buruk terjadi di Jakarta dan juga Semarang. Tetapi di daerah lainnya juga terus terjadi land subsidence atau penurunan permukaan tanah, kata AHY.


AHY juga mengingatkan adanya potensi bencana yang lebih buruk jika tidak ada langkah penanganan. 


Maka dari itu, proyeksi penggenangan air laut hingga 2050 tanpa intervensi menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. 


: Youtube/Kemenko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan RI


Penulis: Suhaiela Bahfein, Hilda B Alexander

Kreatif: Nabilla Mutiara

Produser: Glori K. Wadrianto


+ #AHY #Peristiwa #Cut

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke