KOMPAS.TV - Di tengah upaya perundingan damai Amerika Serikat dan Iran, insiden penembakan terjadi pada acara yang dihadiri Presiden AS Donald Trump.
Motifnya kini masih dalam penyelidikan Federal Bureau of Investigation.
Penembakan yang menargetkan Presiden AS Donald Trump akhir pekan lalu masih menyisakan tanda tanya. Apa motif sesungguhnya di balik insiden ini? Hingga akhir pekan ini belum ada penjelasan terkait alasan pelaku melakukan serangan. Pelaku yang merupakan seorang guru diketahui tidak memiliki catatan kriminal.
Ada yang mengaitkan penembakan dengan penolakan perang Iran. Namun, ada pula yang menilai ini sebagai upaya Trump meraih simpati publik Amerika Serikat menjelang pemilu paruh waktu November mendatang.