:

Gerbong Wanita Pindah ke Tengah: Solusi atau Masalah Baru?

4 jam lalu

Usulan pemindahan gerbong Commuter Line (KRL) khusus wanita dari ujung menuju rangkaian tengah KRL memantik pro kontra. 


Usulan itu awalnya disuarakan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi usai insiden tabrakan kereta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur.


Dia mengusulkan agar gerbong KRL wanita diletakkan di tengah rangkaian kereta. Sementara, gerbong KRL paling ujung diisi oleh laki-laki.


Sejumlah warga, terkhusus kaum hawa, menilai usulan tersebut tidak ada salahnya untuk dicoba. Mengingat peristiwa kecelakaan tersebut menewaskan belasan orang yang semuanya adalah perempuan.


Di lain sisi, ada juga penolakan dari kaum adam. Mereka menilai pemindahan gerbong KRL khusus wanita bukanlah ide yang bagus. Pemerintah seharusnya memperbaiki sistem perkeretaapian supaya lebih aman.


Penulis Naskah: Dzaky Nurcahyo 

Video Jurnalis: Dzaky Nurcahyo

Video: Dzaky Nurcahyo

Produser: Diamanty Meiliana


#news #krl #gerbongkrl #vjlab


Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke