Di balik gencatan senjata, Iran secara masif memulihkan kekuatan militer di "Kota Rudal" bawah tanah dengan meningkatkan produksi hingga sepuluh kali lipat. Teheran sengaja menghabiskan stok senjata lama untuk memberi ruang bagi teknologi generasi baru yang lebih mematikan, sambil secara rutin memperbarui daftar target serangan jika sewaktu-waktu konflik dengan Amerika Serikat pecah kembali.
Sementara itu, blokade AS di Selat Hormuz terbukti gagal total setelah 52 kapal Iran berhasil lolos hanya dalam waktu 72 jam. Kegagalan ini, ditambah lonjakan harga minyak dunia hingga 140 dolar per barel dan tenggat waktu hukum 1 Mei, membuat posisi Trump kian terjepit antara ambisi perang yang tidak populer dan ancaman krisis ekonomi di dalam negerinya sendiri.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #iranvsamerika #rudaliran