Orang tua kapten kapal Honour 25, Ashari Samadikun, mengajukan permohonan bantuan kepada Presiden Prabowo Subianto. Mereka berharap pemerintah dapat segera membantu upaya pembebasan Ashari yang masih disandera bajak laut di perairan Somalia bersama 3 WNI lainnya.
Keluarga menyampaikan rasa cemas karena komunikasi terakhir dengan Ashari terputus setelah ponsel yang digunakan disita oleh para perompak. Kondisi tersebut membuat orang tua dan istri kapten kapal semakin khawatir terhadap keselamatan korban.
Ashari Samadikun diketahui disandera sejak 21 April 2026 bersama belasan awak kapal lain di perairan Somalia. Keluarga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk memastikan keselamatan serta kepulangan seluruh sandera.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #VODKompasTV