JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meminta maaf atas pernyataannya yang mengusulkan gerbong wanita di KRL dipindah pascatabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti dan tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ujar Menteri PPPA Arifah Fauzi, dikutip dari akun Instagram @kemenpppa pada Rabu (29/4/2026).
"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," lanjutnya.