BEKASI, KOMPAS.TV - Inilah momen petugas gabungan tepuk tangan dan bersorak saat berhasil memisahkan gerbong KRL saat proses evakuasi di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Proses evakuasi gerbong KRL dilakukan setelah semua korban berhasil dievakuasi.
Sejumlah alat berat digunakan untuk memisahkan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek dan gerbong KRL.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan per Selasa (28/4/2026) pukul 13.00 WIB, tercatat 15 orang meninggal dunia dan 88 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit imbas dari kecelakaan kereta tersebut.