:

Penampakan Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Pasca-Kecelakaan, Jaringan Listrik Diperbaiki

2 hari lalu

BEKASI TIMUR, KOMPAS.TV - Proses evakuasi gerbong kereta rel listrik (KRL) yang terlibat kecelakaan dengan kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur masih terus dilakukan.

Petugas PT Kereta Api Indonesia fokus mensterilkan jalur kereta dan memperbaiki jaringan listrik.

Proses evakuasi gerbong KRL di Stasiun Bekasi Timur terus dikerjakan hingga Rabu (29/04/2026) dini hari. Usai sterilisasi, petugas PT KAI menguji coba jalur dengan menggunakan kereta “telescopic railways crane” dan kereta perbantuan.

Jaringan listrik aliran atas dan jalur kereta pada Rabu (29/04/2026) dini hari telah kembali berfungsi. Jalur telah dapat dilalui kereta, meski harus terjadi pelambatan atau pengurangan kecepatan saat melintasi jalur tersebut.

Meski demikian, PT KAI belum dapat memastikan apakah Stasiun Bekasi Timur akan kembali beroperasi pada Rabu (29/04/2026) pagi. Untuk sementara, perjalanan Commuter Line keberangkatan dan tujuan Cikarang hanya sampai Stasiun Bekasi.

Baca Juga Karyawan KompasTV Korban Meninggal Kecelakaan Kereta, Dirut Sampaikan Belasungkawa di https://www.kompas.tv/regional/665884/karyawan-kompastv-korban-meninggal-kecelakaan-kereta-dirut-sampaikan-belasungkawa

#krl #bekasi #kecelakaankereta

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!   

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665893/penampakan-evakuasi-gerbong-krl-di-bekasi-timur-pasca-kecelakaan-jaringan-listrik-diperbaiki

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke