Duta Besar Federasi Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Vassily Nebenzia membela kebijakan Iran menutup Selat Hormuz.
Nebenzia menilai Iran berhak membatasi pelayaran di wilayah perairannya karena sedang diperangi.
Ia menyebut terdapat upaya untuk mengesankan Iran bertanggung jawab atas disrupsi, akibat penutupan Selat Hormuz.
Iran menutup Selat Hormuz setelah Israel dan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan tanpa diprovokasi ke wilayahnya pada 28 Februari 2026.