:

Potensi Awan Cumulonimbus Meluas 25 April-1 Mei 2026, Ini Rinciannya dari BMKG

3 minggu lalu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan peningkatan potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. 

Dalam rilis terbaru periode 25 April hingga 1 Mei 2026, awan Cumulonimbus (Cb), pemicu hujan lebat, petir, dan angin kencang, terdeteksi semakin meluas dengan jumlah wilayah kategori frequent (FRQ >75 persen) yang bertambah signifikan.

Tidak hanya kawasan timur Indonesia, zona intensitas tinggi kini merambah wilayah barat, termasuk daratan strategis seperti Kalimantan Barat. 

Kondisi ini menandai eskalasi potensi cuaca ekstrem yang tidak lagi bersifat lokal, melainkan semakin merata.

BMKG mencatat sejumlah wilayah masuk kategori FRQ, yakni wilayah dengan cakupan pertumbuhan awan Cumulonimbus lebih dari 75 persen. 

Daftar tersebut meliputi Kalimantan Barat, Laut Arafuru bagian barat dan tengah, Laut Banda, Laut Sumbawa, Maluku, Papua Selatan, hingga wilayah samudra seperti Samudra Hindia barat Bengkulu dan Kepulauan Mentawai.

Selain itu, wilayah selatan Indonesia seperti Samudra Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat juga masuk dalam kategori ini. 

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke