Iran punya cara untuk menembus blokade Amerika Serikat. Meskipun US CENTCOM mengeklaim blokade total di Selat Hormuz pada April 2026 sukses besar, data pelacakan maritim justru menunjukkan realitas yang berbeda pada Kamis (16/4/2026).
Iran sang tuan rumah perairan tersebut, terbukti menggunakan strategi jalan tikus dengan mengerahkan kapal-kapalnya untuk meliuk di antara Pulau Parak dan Qeshm guna menghindari blokade AS.
Manuver cerdik ini memungkinkan kapal kargo dan tanker Iran tetap melintas dengan memanfaatkan kedekatan geografis dan garis pantai Iran. Ditambah, Iran juga memiliki kemampuan manipulasi data maritim seperti spoofing dan jamming.
Melihat Iran begitu lihai memanfaatkan celah geografis di Selat Hormuz, apakah AS akan tetap bertahan melakukan blokade di perairan itu?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia Narator: Elisabeth Putri Mulia Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty