Iran disebut masih punya banyak pintu untuk meladeni Amerika Serikat memblokade Selat Hormuz. Sementara AS kini dalam tekanan pembatasan aturan terhadap wewenang Donald Trump.
Kongres AS punya aturan yang membatasi pengerahan pasukan ke luar negeri tanpa persetujuan kongres, maksimal 60 hari saja, sesuai dengan Resolusi 1973. Itu artinya Trump perlu mempertanggung jawabkan hasil perang dan meminta persetujuan kongres jika ingin menambah pasukan ke Iran. Sementara tenggat waktu itu kemungkinan berakhir pada akhir bulan April 2026. Para analis menilai langkah blokade oleh AS ini bisa jadi daya tawar dan cara untuk segera mengakhiri perang.
Sedangkan Iran dikabarkan masih punya sejumlah cara melawan blokade itu. Iran siap bertempur menggunakan taktik swarm attacks di kawasan, penutupan Selat Bab El-Mandeb menjadi jalur mencekik lainnya baru AS. Dan di pintu belakang, Iran dan China ternyata sudah membuka jalur kereta darat yang memungkinkan pergerakan minyak dan dagang terus bergerak.
Lantas bagaimana kedua negara bisa adu bertahan lama saling memblokade di Selat sempit itu?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti Produser: Marvel Dalty